Tahapan Pembuatan Kolam Tambak Pada Usaha Udang Vaname

Usaha udang vaname

Bagaimana cara membuat kolam tambak dalam usaha udang vaname ? Apakah saja tahapan yang perlu untuk dilakukan?

Kita akan kembali membahas soal usaha udang vaname. Udang vaname sendiri adalah jenis udang yang berasal dari kawasan subtropis dataran Amerika. Meski berasal dari kawasan subtropis, rupanya jenis udang ini justru memiliki ketahanan yang sangat baik.

Kemampuan tumbuhnya mungkin tidak akan sebesar hasil panen udang windu. Tetapi kecepatan tumbuhnya relatif tinggi sehingga disukai oleh pasar. Apalagi ukuran maksimalnya dianggap lebih menarik untuk diolah dan dinikmati ketimbang udang berukuran terlalu besar.

Belakangan, usaha udang vaname pesat dikembangkan di berbagai daerah. Kebanyakan usaha udang vaname dijalankan dengan menggunakan kolam tambak. Meski belakangan berkembang pula sejumlah teknik usaha udang vaname dalam skala lebih kecil dan modern.

Cara paling klasik dalam menjalankan  usaha udang vaname adalah dengan membuat galian kolam pada lahan. Kita mengenalnya sebagai usaha tambak. Cara ini serupa dengan teknik dasar dalam usaha budidaya produk perikanan lainnya.

Cara ini dianggap mudah, sederhana dan tentu saja bersifat jangka panjang. Bahkan kolam dapat dengan segera diubah menjadi kolam jenis usaha perikanan lain. Juga dapat dengan mudah diubah menjadi usaha pertanian sekiranya dibutuhkan.

Bagaimana cara untuk membuat kolam tambak bagi usaha udang vaname? Berikut adalah panduannya.

Pemilihan lokasi

Lokasi adalah bagian krusial dalam pembuatan kolam. Karena lokasi yang tepat akan sangat berperan dalam banyak aspek usaha udang vaname yang Anda jalankan. Mulai dari aspek biaya sampai aspek operasional.

Salah satu syarat mutlak dari  letak lokasi kolam adalah akses sumber air. beberapa usaha tambak biasanya dibangun tidak jauh dari sungai. Karena kolam akan membutuhkan sumber air yang melimpah dalam jangka panjang dan tanpa henti.Udang membutuhkan sirkulasi air yang baik, pergantian air dengan kadar oksigen baik tetap berjalan lancar.

Sebaiknya hindari pula area yang rawan banjir, karena Anda akan rentan merugi ketika banjir membawa pergi udang peliharaan Anda. Akan lebih ideal bila Anda menemukan lokasi yang bebas polusi air dan tidak terlalu jauh dari pusat pemasaran.

Penggalian kolam

Buat galian kolam dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Meski beberapa orang memilih untuk membuat kolam sedalam 1 meter saja. Buat saluran air dengan ukuran yang tepat ke arah sumber air. Pastikan kolam bisa mendapatkan sirkulasi air yang baik. membuang air kotor dengan lancar dan mendapatkan suplai air bersih dengan lancar pula.

Tetapi pastikan aliran air tidak terlalu deras. Pergantian air berjalan kontinyu tetapi tidak deras sehingga membawa ekosistem dalam kolam keluar dari kolam. Udang tetap membutuhkan kadar plankton, kadar asam dan kadar garam dalam kolam terjaga. Sirkulasi air berlebihan membuat ekosistem sehat dalam kolam terganggu.

Teknik persiapan

Setelah kolam telah dibuat, tutup saluran air dan isi dengan air sampai memenuhi kolam. Lalu diamkan selama 7 hari. ini akan membantu memadatkan dasar kolam. Setelah itu, kuras habis air sampai benar-benar kering dan diamkan dulu sampai lumpur yang terbentuk di dasar kolam mengering. Kadang dibutuhkan waktu hingga 10 hari untuk dasar kolam benar-benar mengering.

Kemudian taburkan kapur pada dasar kolam untuk membantu memperbaiki kadar ph pada tanah. Diamkan setidaknya 3 hari sampai kapur meresap dengan baik pada dasar kolam dan kadar Ph pada tanah sudah sesuai.

Langkah berikutnya adalah melapisi seluruh dasar kolam dengan plastik mulsa. Lapisi dengan merata dan rapat dan pasak dengan bilah bambu yang sudah ditekuk seperti huruf U. Pasak akan menahan plastik pada tanah dan merapatkannya sehingga tidak menimbulkan gelembung udara. Plastik akan melindungi air dari kotoran dari tanah.

Persiapan air

Periksa kondisi sumber air. bila dirasa air mengandung kadar asam berlebihan atau kurang garam, sebaiknya bantu dengan menampung dulu air sebelum dialirkan ke dalam kolam. Sesuaikan dulu kondisi air dengan kebutuhan udang vaname.

Alirkan air ke dalam kolam setinggi mata kaki untuk memastikan plastik tidak bocor. Bila sudah dipastikan kolam bebas bocor, penuhi setidaknya antara 80 cm hingga 1,2 meter.  Masukan  kaporit dalam kadar kecil bila terlalu keruh.

Bantu air kolam membentuk plankton dengan menambahkan sejumlah material seperti molase tebu atau gula jawa cair ke dalam kolam dengan ditambahkan materi lain seperti bekatul, bioboos dan pakan udang. Diamkan selama beberapa hari sampai air tampak kehijauan.

Kini kolam sepenuhnya siap menampung udang vaname peliharaan Anda. dan Anda siap memulai usaha udang vaname . Anda bisa melepas bibit udang vaname sebanyak 100 ekor bibit untuk tiap meter persegi.

Baca Juga : Cara Budidaya Udang Vaname Dalam Kolam Terpal

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.