Langkah-Langkah Ternak Kroto Bagi Pemula

Ternak Kroto Bagi Pemula

Ternak kroto bagi pemula – ternak ayam, ikan, bebek dan kambing sudah sangat populer di Indonesia. Bagaimana dengan ternak kroto? Meski terdengar tak lazim, tapi percayakah bahwa ternak kroto bisa menghasilkan banya pundi dengan omzet yang sangat menjanjikan, berikut ini tahapan tahapan yang harus Anda lakukan.

Tahap Pembibitan Kroto

Untuk hasil kroto yang maksimal, Anda perlu memilih bibit berkualitas tinggi. Anda bisa memilih kroto dari semut rangrang yang banyak berkeliaran di alam bebas seperti pohon mahoni, pohon kersen atau pohon manga. Caranya, siapkan batang daun kemudian tempatkan semen tara di wadah yang terbuka, simpan sarangnya di sana. Jika sulit menemukan bibit di alam liar, Anda bisa membelinya di peternak. Pastikan membeli koloni lengkap dengan ratu, prajurit hingga pekerja.

Memilih Lokasi Pembibitan

Untuk pembibitan kroto, disarankan Anda memilih lokasi yang tidak ramai. Yakni sekurangnya 50 meter dari keramaian. Disarankan juga di ketinggin 1.500 hingga 1.800 mdpl dengan suhu 26 derajat celcius. Serta, kelembaban udara harus kisaran 60 hingga 70 persen.

Persiapan Tempat Pembibitan

Untuk proses ini, siapkan stoples plastic berukuran sedang. Kemudian, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Beri lubang di bagian bawah stoples sekitar diameter 5-7 cm. Lalu, tutup lubang menggunakan lakban.
  2. Masukkan bibit dan sarang yang sudah kamu siapkan sebelumnya, tutup stoplesnya.
  3. Persiapkan wadah datar, beri air secukupnya. Ini ditujukan agar semut tidak kabur.
  4. Jika Anda menggunakan lebih dari satu stoples, Anda bisa menampungnya di rak berbahan serat. Hindari membuat rak terlalu banyak agar tak mengganggu sirkulasi udara.
  5. Simpan juga air di bawah rak agar semut tidak kabur.

Memberi Makan Budi Daya Kroto

Pakan semut rangrang sangatlah mudah ditemukan, yakni serangga mati. Belalang, kecoa, jangkring mato hingga ulat bisa menjadi pakan yang Anda berikan sehari-hari. Anda bisa memberi pakan dengan durasi 2 hari sekali, atau jika pakan sudah habis. Agar hasil maksimal, Anda bisa menambahkan madu di nampan, tempatkan di luar stoples.

Perawatan Khusus Kroto

Untuk perawatan, sebenarnya relatif mudah. Pertama, pastikan sarang jauh dari jangkauan predator dengan cara meletakkan nampan air di bawah rak atau stoples. Kapur semut juga cukup efektif digunakan untuk mencegah predator. Pastikan juga ruangan tempat stoples memiliki siklus udara yang bagus dan memiliki atap, agar hujan tak langsung masuk ke sarang.

Tahap Panen Kroto

setelah 4 hingga 6 bulan pembibitan, kroto siap dipanen. Cara memanennya juga cukup mudah, yaitu dengan menuangkan seluruh isi stoples ke nampan datar. Pisahkan kroto dari semut rangrang, lakukan dengan cepat. Gunakan sarung tangan karet sebagai pelindung ya. Setelah dipastikan terpisah, masukkan kembali seluruh semut rangrang ke dalam stoples, lalu tutup rapat.

Harga perkilo kroto kisaran 200 ribu lho sob! Makanya ternak kroto ini bisa menjadi ide usaha menjanjikan. Apa Anda tertarik? Semoga informasi ini bermanfaat ya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *