Jenis udang ternak
Jenis udang ternak

Jenis – jenis Udang Ternak yang Biasa Dibudidayakan

Posted on

Taukah Anda ada banyak jenis udang ternak yang dapat dibudidayakan? Seperti beberapa jenis udang ternak berikut ini.

Udang adalah jenis penganan produk perairan yang banyak digemari. Rasanya yang gurih dan mudah diolah menjadi salah satu yang produk seafood yang paling dicari. Karenanya usaha ternak udang akan selalu menjadi salah satu yang paling potensial.

Tapi taukah Anda, sebenarnya ada beberapa jenis udang ternak yang dapat dikembangkan sebagai budidaya udang konsumsi. Dan beberapa udang ternak tersebut adalah sebagai berikut.

Udang Galah

Udang galah atau lobster air tawar adalah jenis udang ternak yang belakangan populer di pasaran. Dianggap memiliki kadar kolesterol lebih rendah dengan tingkat kelezatan yang sama membuat pasar penggemar seafood mencari udang satu ini sebagai pengganti.

Sayangnya udang galah tawar ini memiliki jumlah daging relatif kecil dibanding keseluruhan tubuhnya. Porsi kepalanya demikian besar dibandingkan dengan tubuhnya. Beruntung jenis udang ternak ini memiliki ukuran cukup panjang bahkan bisa mencapai 30 cm lebih.

Udang galah mudah sekali dikenali, karena kaki-kaki dan antenanya yang besar. Warnanya yang sedikit kebiruan dengan cangkang yang cukup keras. Bahkan untuk mengonsumsinya diperlukan alat bantu.

Kendala terbesar dari usaha ternak udang galah adalah sifat dari jenis udang ternak ini sebagai kanibal. Mereka dapat menyerang sesamanya dan ini dapat beresiko menurunkan jumlah panen.

Udang Windu

Udang windu atau udang bago adalah jenis udang ternak berukuran super yang juga banyak dibudidayakan sebagai udang konsumsi. Kulitnya relatif keras, malah lebih keras dari udang harimau. Ukurannya ekstra besar untuk jenis udang sejenis, bisa mencapai kisaran 18 cm.

Kepalanya yang keras lengkap dengan antena yang kuat kadang beresiko menyerang peternak saat panen. Kadang, antena dan patilnya ini pula yang dengan mudah menyerang sesamanya dalam kolam. Jenis udang ternak ini juga mudah sekali terserang penyakit.

Belakangan udang windu ini mulai kehilangan popularitas. Tergantikan oleh udang vaname dan udang harimau yang lebih mudah dibiakan. Tapi sejumlah produk kuliner premium masih mengandalkan kegurihan khas udang windu sehingga harga udang windu di pasaran melonjak drastis.

Udang Vaname

Udang yang sedang menjadi trend bagi pelaku usaha ternak udang. Dan juga menjadi udang yang paling digemari konsumen. Cangkangnya yang relatif tipis dan lunak membuatnya digemari. Cangkang udang sebenarnya berkhasiat dan baik untuk kesehatan. Dan hanya udang vaname, jenis udang yang cangkangnya dapat dikonsumsi dengan mudah.

Ukuran udang vaname terbilang kecil, hanya mencapai kisaran 12 cm untuk ukuran terbesarnya. Meski demikian udang vaname disukai karena rasanya yang gurih. Itu sebabnya pasar udang vaname relatif stabil dan permintaannya termasuk paling tinggi dibanding jenis udang ternak lain.

Udang Harimau

Sekilas udang harimau serupa dengan udang vaname. Tetapi Anda akan mudah mengenalinya dari cangkangnya yang lebih tebal dan warna dagingnya yang terlihat lebih gelap. Bagi pasar kuliner udang harimau adalah jenis udang konsumsi kualitas terendah, karena daging dalamnya yang sangat mudah layu atau tidak segar.

Meski demikian harganya yang murah menjadikan udang harimau banyak disukai. Apalagi jenis ini dapat berkembang menjadi berukuran besar sekitar 15 cm, sehingga ukuran besarnya juga sering disajikan untuk beragam hidangan premium.

Udang harimau juga dikenal lebih bandel dari udang lain. mungkin karena cangkangnya yang tebal. Itu sebabnya disukai oleh peternak karena aspek mudah dibudidayakan. Pasarnya juga sangat luas, bahkan siap diekspor setelah dilakukan pengolahan modern.

Udang Ronggeng

Udang ronggeng adalah jenis udang konsumsi yang relatif jarang ditemukan. Udang ini dikenal relatif mahal tetapi disukai karena rasanya yang enak mendekati kualitas udang galah dengan cangkang kerasnya yang justru membuatnya dapat diolah menjadi beragam masakan khas. Biasanya udang disajikan bersama cangkang atau malah dikuliti sempurna.

Udang ronggeng berukuran relatif besar dengan ukuran daging yang relatif besar. Ini keunggulannya dibandingkan udang galah. Bentuknya yang unik menyerupai lipan atau hewan berbuku dan berkaki banyak juga menjadi daya tarik tersendiri.

Pemeliharaan udang ronggeng membutuhkan teknik yang relatif intensif. Dan pemasarannya juga relatif terbatas. Selain karena harganya yang lebih tinggi, pasar kebanyakan masih sedikit asing dengan udang jenis ini.

Bagaimana menurut Anda? manakah jenis udang ternak yang menarik untuk Anda budidayakan?

Baca Juga : Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname