Jenis Penyakit Kelinci yang Perlu Anda Waspadai

Jenis Penyakit Kelinci Beternak

Meski dikatakan usaha ternak kelinci tergolong mudah dan menguntungkan. Sudah tentu tidak ada usaha satupun yang bisa dikatakan bebas resiko. Kelinci juga bisa saja sakit dan bisa jadi berujung kematian. Karenanya akan lebih baik kalau Anda bisa waspadai beberapa jenis penyakit kelinci berbahaya berikut.

Jenis Penyakit Kelinci

Penyakit Scabies

Scabies adalah kondisi borok atau gudig pada kelinci. Penyakit ini disebabkan oleh kutu Sarcoptis Scabei, tungau Psoroptes Cuniculi, dan kutu Haemodipsus Ventricosus. Kelinci akan mengalami luka gatal yang menular. Bahkan bisa menular ke manusia. Selain dapat membahayakan kesehatan kelinci di jangka panjang. 

Pisahkan kelinci dari kelinci sehat supaya tidak menular. Lalu jaga kebersihan kandang sebaik mungkin. semprotkan insektisida pada kandang sementara kelinci dirawat dengan salep kudis setelah bulu pada area luka dicukur.

Common Cold

Tidak hanya manusia saja yang bisa pilek, kelinci juga bisa. Biasanya kelinci mengalami efek flu yang sama dengan manusia, dan mengalami keluhan serupa. Hidung kelinci akan tampak berlendir keruh dan disertai mata sedikit berair. Semprotkan antiseptik pada hidung kelinci dan bantu kelinci mengatasi infeksi dengan antibiotik.

Kokkiodiosis

Penyakit radang pada usus dan hati ini dapat mematikan dan menular. Jadi biasanya pastikan memisahkan kelinci sakit ini dari yang lain. Mereka akan diare, tidak doyan makan dan terlihat loyo. Pemeriksaan mendalam kadang diperlukan untuk memastikan kondisi kelinci.

Kadang masalah terletak pada pola makan yang tidak sesuai, masalah kebersihan kandang hingga komposisi makan yang tidak seimbang. Penyakit ini dapat mematikan, tetapi pada level ringan kelinci dapat disembuhkan dengan obat sulfa dan antibiotik.

Konjungtivitis (radang mata)

Jenis penyakit kelinci yang juga kerap muncul adalah radang mata. Anda akan menemukan luka seperti borok di sekitar mata dengan efek semacam belekan yang berat. Biasanya diawali dari iritasi mata yang tidak segera teratasi dan terinfeksi akibat kontaminasi bakteri dari kandang yang kotor.

Berikan kelinci obat tetes mata khusus dengan kandungan Chloramphenicol. Kadang  Anda perlu bantu bersihkan luka sekitar bola mata dengan antiseptik tapi pastikan tidak terkena bola mata.

Rachitis (kaki bengkok)

Ini semacam cacat lahir bawaan yang disebabkan oleh efek kekurangan vitamin D. Biasanya terjadi pada kelinci yang hidup di kandang tanpa paparan cahaya matahari. Bila terlanjur membuat kandang di area tertutup, tambahkan minyak ikan ke dalam pelet supaya membantu mensuplai kebutuhan vitamin D kelinci.

Jenis penyakit kelinci ini dapat memburuk bila tekanan dari tulang memicu iritasi dan luka pada sendi. Membantu kelinci dengan pemberian terapi anti inflamasi akan membantu mereka menghindari peradangan sendi.

Entritis kompleks

Jenis penyakit kelinci ini dapat mematikan sekali, terutama pada saat menyerang anakan. Biasanya ditandai dengan kotoran yang tidak wajar, berwarna terlalu gelap, berlendir dan kadang sedikit lengket.

Biasanya disebabkan oleh kesalahan pemberian pakan seperti memaksakan perubahan menu pakan tanpa proses adaptasi. Perubahan bentuk feses dikarenakan gangguan enzim berat pada pencernaan kelinci

Young Doe Syndrome

Secara awam jenis penyakit kelinci ini adalah keluhan peradangan payudara. Disebabkan oleh efek menyusui yang berketerusan dengan situasi kandang yang kotor. Indukan yang mengidap penyakit ini akan kesulitan menyusui sehingga anakan akan mati.

Atasi segera jenis penyakit kelinci ini sebelum anakan mati kelaparan. Obati dengan pemberian suntikan Penicilin, Sulfa Strong, Oxylin atau Sulmethonl.

Favus

Favus adalah jenis penyakit kelinci yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur pada kulit kelinci. Biasanya ditandai dengan kulit kepala yang luka, bulunya rontok, tampak kering dan berkerak. Biasanya kelinci perlu diterapi dengan salep anti jamur khusus seperti salep belerang atau Scabid Cream.

Pinworm

Kelinci ternyata juga bisa cacingan. Dan bila sudah cacingan mereka akan tampak tidak sehat, loyo, pucat, tidak nafsu makan dan kerap menggaruk anus mereka. Bantu dengan memberikan obat cacing secara rutin.

Itulah beberapa jenis penyakit kelinci yang mungkin mengancam hewan kelinci ternakan yang Anda budidaya. Selalu jaga kebersihan kandang dan pastikan selalu memperhatikan makanan kelinci untuk menghindari kelinci dari penyakit.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.