Jenis bebek pedaging
Jenis bebek pedaging

Jenis-jenis Bebek Pedaging Yang Lazim Diternakan

Posted on

Ingin memulai usaha ternak bebek pedaging? Pahami dulu aja saja  jenis bebek pedaging? Apa ciri khas dan kelebihannya?

Ada banyak jenis bebek yang dibiakan di Indonesia dan seluruhnya dapat diternakan sebagai usaha. Tetapi tidak semua jenis bebek dapat diterapkan untuk usaha ternak bebek pedaging. Salah memilih akan menyebabkan produksi Anda mengecewakan.

Karena itu kita akan membahas soal jenis bebek pedaging. Apa saja jenis bebek yang masuk dalam kategori penghasil daging dengan kualitas dan kuantitas banyak?

Bebek Swedia Biru

Jenis bebek pedaging satu ini termasuk yang paling sering diternakan. Termasuk jenis bebek yang berperawakan besar, hingga mencapai kisaran 12 – 15 kg perekor. Ciri khas lainnya adalah warna bulunya yang kebiruan. Jenis bebek pedaging ini lazim dipelihara di udara dingin.

Bebek Peking

Bebek peking adalah jenis bebek yang originalnya berasal dari daratan Cina. Belakangan memang jenis ini banyak dikulturkan di Eropa dan Amerika, karena dianggap tahan dengan cuaca khas subtropis. Di Indonesia bebek Peking diternakan di udara relatif dingin dan dijual sebagai bebek premium karena memiliki rasa dagingnya yang sangat disukai serta ukurannya yang bisa mencapai 2 kiloan dalam 2 bulan.

Bebek Manila

Pernah dengar bebek manila? Mungkin beberapa dari Anda sedikit asing, tapi kalau entok pasti lebih familier. Dan memang di Indonesia bebek manila lebih dikenal dengan sebutan entok. Entok dikenal dengan bentuknya yang bantat, pendek dan gemuk. Bebek manila ini bisa mencapai bobot 7 kg.

Bebek Tegal

Bebek tegal adalah jenis bebek lokalan. Tubuhnya cenderung tidak terlalu besar dengan postur unik tinggi memanjang mirip botol. Tingginya bisa mencapai 50 cm dengan kepala dan leher yang relatif kecil dari badannya. Terbagi dalam dua tipe, berbulu cokelat atau disebut jarakan dan berbulu hitam putih disebut branjangan. Produksi telurnya relatif tinggi tetapi juga banyak dimanfaatkan sebagai ternak pedaging.

Bebek Mojosari

Bebek Mojosari adalah jenis bebek asal Mojokerto. Dengan bobot di kisaran 1,7 kg dalam tempo 2 blan jenis bebek ini digemari di pasar lokal karena bobot dan dagingnya. Produksi telurnya juga relatif tinggi mencapai kisaran 250 telur pertahun.

Bebek Magelang

Bebek Magelang adalah satu lagi jenis bebek lokalan juga banyak dibiakan di Jawa. Ciri khas dari bebek ini adalah kaki dan paruhnya yang hitam dengan bulu kecoklatan. Perawakannya relatif lebih besar mencapai kisaran hampir 2 kg. Produksi telurnya juga baik mencapai 220 butir pertahun.

Bebek Bali

Jenis bebek pedaging lokal asal Bali dan Nusa Tenggara ini dikenal dengan bentuk khasnya yang berdada busung, menyerupai postur pinguin dengan jambul khas di belakang kepala.. Produksi telurnya mencapai 220 butir pertahun. Tetapi juga dikenal memiliki daging yang legit dan mudah empuk, jadi juga banyak dimanfaatkan sebagai ternak pedaging.

Bebek Banar

Bebek Banar atau Alabio adalah jenis bebek khas dari hulu sungai utara Kalimantan Selatan.  Bebek ini diyakini memiliki trah dari bebek Peking, sehingga memiliki postur besar dan rasa daging yang empuk serta legit

Tubuhnya sedikit membungkuk dengan postur relatif besar dan paruh berwarna cerah. Bobotnya bisa mencapai kisaran 2,2 kg dalam 2 bulan. Meski dalam beberapa peternakan, bebek ini diternakan sekaligus untuk petelur dan pedaging karena produksi telurnya yang aktif.

Bebek Pegagan

Jenis bebek lokalan khas dari Sumatera Selatan ini dikenal sebagai bebek dengan postur besar. Bobotnya bisa mencapai 2, 2 kg dalam 2 bulan. Produksi telurnya juga lumayan baik hingga 220 butir pertahun. Hanya saja jenis bebek pedaging ini masih relatif jarang dikembangkan di luar Sumatera.

Bebek Serati

Bebek entok jantan yang disilangkan dengan lokalan betina menghasilkan bebek berpostur besar, gempal namun tumbuh lebih cepat sebagaimana bebek biasa. Bebek ini disebut dengan Serati dan termasuk jenis bebek yang disajikan sebagai hidangan premium karena ukurannya yang besar dan serat dagingnya yang enak.

Bebek Raja Ratu

Jenis bebek hibrida hasil inseminasi buatan yang belakangan dianggap sebagai produk ternak unggulan. Jenis raja memiliki daging berlimpah dengan pertumbuhan cepat. Sedang jenis ratu adalah produsen telur yang sangat aktif. Biasanya merupakan hasil perkawinan bebek alabio yang berdaging besar dan bertelur banyak dengan jenis bebek lokalan unggul macam bebek Mojosari dan bebek Magelang.

Itulah beberapa jenis bebek pedaging yang lazim diternakan pada usaha agro ternak bebek. Pahami dengan lebih baik cara pemeliharaan dari tiap-tiap jenis bebek untuk mendapatkan bebek pedaging berkualitas. Karena tiap jenis bebek pedaging memiliki karakter dan produktivitas berbeda-beda.

Pelajari dulu langkah awal sebelum memulai ternak bebek