Cara Budidaya Udang Vaname Dalam Kolam Terpal

Cara Budidaya Udang Vaname

Temukan metode baru dalam cara budidaya udang vaname menggunakan kolam terpal. Bagaimana pengaplikasiannya? Temukan infonya di sini.

Pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas soal bagaimana cara memelihara udang vaname dalam kolam tambak. Belakangan cara klasik dengan kolam tambak mulai banyak ditinggalkan dan beralih pada cara budidaya udang vaname terbaru dengan kolam terpal.

Alih-alih dilakukan dengan menggali tanah, kolam terpal dibuat dengan cara lebih sederhana hanya dengan mengandalkan kolam yang terbuat dari terpal. Di satu sisi cara ini dianggap lebih rendah biaya dan mudah diaplikasikan. Juga tidak memakan lahan luas.

Masa pakainya juga tidak jauh berbeda bila dibandingkan dengan kolam tambak. Jadi secara ekonomis dianggap lebih ringan dibandingkan dengan pembuatan kolam tambak yang memakan banyak tenaga dan waktu.

Kolam terpal sendiri bukan mutlak digunakan untuk cara budidaya udang vaname. Hingga kini, metode ini sudah diterapkan dalam banyak model usaha perikanan. Bahkan termasuk usaha ikan lele dan usaha ikan hias.

Persiapan lokasi

Pemilihan lahan untuk usaha perikanan dengan kolam terpal terbilang lebih mudah ditemukan. Tidak harus luas karena kolam sendiri dapat dibuat bersusun sehingga tidak memakan banyak tempat. Bahkan beberapa pelaku usaha menggunakan metode kolam terpal ini pada usaha perikanan di belakang rumah. Pada lahan yang relatif terbatas.

Pembuatan kolam

Pembuatan kolam terpal berkali lipat lebih mudah dari pembuatan kolam tambak. Konsepnya serupa dengan kolam tembok, tetapi yang Anda butuhkan hanya pembuatan kerangka penahan supaya terpal tidak bergerak bebas. 

Lahan dipetak-petak sesuai ukuran yang diharapkan, lalu buat kerangka dengan menggunakan material kayu atau bambu. Pasak dengan baik supaya kerangka dapat menahan dengan kuat. Lalu kaitkan kerangka dengan terpal yang sudah Anda siapkan.

Anda bisa membeli terpal lembaran, membentuk sendiri kolam dengan cara dipanaskan pada sisi sudut-sudutnya. Atau membeli terpal khusus kolam yang sudah jadi.  Ada banyak produsen terpal yang kini sudah menjual kolam terpal siap pakai.

Tersedia kolam terpal siap pakai berbentuk kotak dan tersedia pula yang berbentuk bundar. Kolam kotak akan memiliki ruang lebih efisien. Tetapi kolam bundar dianggap lebih mudah dibersihkan dan mudah pula dipanen. Biasanya kolam akan dibuat dengan kedalaman sekitar 1,2 meter

Pengisian air

Pengisian air dilakukan dengan membuat sistem saluran air dari sumber air terdekat. Setiap kolam sudah terhubung dengan selang-selang yang akan mengalirkan air kotor keluar dari kolam dan mengalirkan air bersih menuju kolam. Pastikan sirkulasi berjalan ringan dan tidak terlalu deras.

Cara budidaya udang vaname yang tepat adalah dengan menyiapkan satu kolam untuk penampungan air sebelum dimasukan ke dalam kolam utama. Kolam penampungan ini akan membantu mempersiapkan air agar lebih sesuai dengan ekosistem udang.

Sebelum kolam diisi dengan udang, iIsi air hingga penuh selama 7 hari sampai aroma plastik hilang, lalu buang, kemudian isi lagi dan cek kondisi air. bila dapat dipastikan air bersih dan bebas aroma plastik, air bisa difermentasi untuk membentuk plankton.  C

Campur air dengan molase dari tebu sebanyak 250 ml untuk tiap meter kubik air kolam. Tambahkan pula dolimit sebanyak 200 cc untuk tiap meter kubik air. diamkan selama 10 hari sembari ditambahkan garam kasar supaya air terasa lebih payau.

Setelah penebaran benih, pastikan untuk menampung air sebelum disalurkan ke dalam kolam. Air yang ditampung difermentasi dulu sehingga suplai plankton dalam kolam terjaga. Cara budidaya udang vaname dengan plankton ini dianggap efektif mempercepat menggemukan udang.

Penebaran benih

Setelah masa pembentukan plankton sudah berjalan baik bantu untuk mensuplai kadar oksigen ke dalam kolam dengan alat pompa oksigen. Alat ini akan lebih dibutuhkan karena ukuran kolam yang relatif kecil. Selain cara ini juga akan membantu meningkatkan daya tampung kolam. Pada kolam jenis ini, udang dapat dimasukan sekitar 110 ekor bibit untuk tiap meter persegi.

Itulah cara budidaya udang vaname terbaru dan modern dengan model kolam terpal. Penggunaan kolam modern ini akan membantu menjaga kolam lebih bersih, bebas hama dan memudahkan proses penggemukan udang vaname dengan lebih efektif.

Baca Juga : Bagaimana Menjalankan Usaha Ternak Benur Udang?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.