Cara Beternak Sukses Budidaya Burung Lovebird

Posted on

Cara Beternak Sukses Budidaya Burung Lovebird. Bagaimana seharusnya cara beternak sukses dengan budidaya burung Lovebird? Bagaimana cara menghasilkan anakan Lovebird yang unggul?

Sebelumnya kita sudah membahas soal cara mudah mengawali usaha burung Lovebird. Kini lebih lanjut kita akan membahas cara beternak sukses budidaya burung Lovebird, terutama untuk mendapatkan anakan terbaik.

Kenapa usaha Budidaya Bibitan Burung Lovebird?

Sejatinya usaha burung Lovebird terdiri dari dua jenis. Pertama usaha ternak untuk hasilkan bibitan burung lovebird muda. Dan yang lain usaha untuk menghasilkan Lovebird gacor. Yang dimaksud gacor di sini adalah Lovebird yang lincah, sehat, genit dengan suara nyaring dilengkapi dengan ngekek khasnya yang melantun dan panjang.

Dibandingkan usaha burung gacor, budidaya burung Lovebird lebih sederhana untuk dijalankan oleh pemula. Karena cara beternak sukses dengan burung gacor tidak mudah dan memerlukan kemahiran. Lagipula pasar anakan Lovebird juga terbilang baik dan stabil.

Tentu budidaya burung Lovebird tetap memiliki tantangan. Karena mengawinkan burung Lovebird sendiri tidak sederhana. Burung Lovebird bukan jenis burung yang mudah dijodohkan paksa. Bahkan mereka cenderung memilih 1 pasangan dan akan setia pada pasangannya dalam jangka panjang.

Bagaimana Cara Beternak Sukses dengan Budidaya Burung Lovebird?

Ada cara beternak sukses dengan budidaya burung Lovebird yang perlu kita pahami. Mulai dari proses mengawinkan burung sampai proses pemeliharaan telur dan anakan. Untuk lebih jelasnya berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan.

Proses kawin

Mengawinkan Lovebird adalah bagian terberat dari ternak burung Lovebird. Karena burung satu ini tidak bisa dijodohkan dengan paksa. Mereka hanya mau kawin dengan yang mereka mau.  Sehingga perlu kita pahami dulu bagaimana kriteria pasangan ideal yang bisa dijodohkan.

READ  Cara memelihara burung kenari agar cepat gacor lakukan ini

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, pastikan pejantan bisa lebih aktif dan lincah, karena betina tertarik dengan pejantan yang dominan. Dekatkan kandang mereka dan biarkan mereka saling berinteraksi.

Kemudian perlahan ketika mereka tampak mulai dekat masukan keduanya dalam kandang yang sama. Jangan satukan burung Lovebird dalam satu kandang sebelum mereka tampak dekat karena mereka bisa saling menyerang.

Siapkan kandang berukuran sedang yang dapat menampung dua burung disertai dengan glodok yang cukup besar sebagai wadah telur. Sediakan bahan-bahan sarang seperti ranting, jerami dan daun kering, karena Lovebird akan membuat sarangnya sendiri.

Proses pengeraman

Telur yang dihasilkan oleh burung Lovebird berkisar pada 4 – 6 buah sekali proses kawin. Meski Anda bisa memisahkan burung betina dari telur, tetapi sebaiknya Anda tetap biarkan proses pengeraman berjalan alami.

Cara sukses beternak budidaya burung Lovebird justru dengan membiarkan telur tetap berada pada sarang. Bersihkan dengan maksimal supaya induk tetap nyaman. Bantu kebugaran induk dengan memberikan pakan biji matahari hanya 10 butir saja, biji jagung muda, kangkung cincang, brokoli, wortel dan biji gandum.

Jaga suhu kandang tetap berada pada suhu ruang atau sedikit lebih hangat. Hindari suhu terlalu dingin atau terlalu lembab karena itu membuat burung kurang nyaman. Betina akan mengerami telurnya selama 22-25 hari. Bila lebih dari 25 hari biasanya telur artinya rusak dan gagal menetas.

Anakan menetas

Setelah 25 hari, seharusnya anakan sudah menetas. Tetap satukan anakan dengan induk dan pejantannya sampai kisaran 1,5 bulanan. Selama masa ini, baik indukan jantan dan betina alaminya akan saling membantu merawat anak-anak mereka.

Karena itu, bantu mereka dengan menyediakan pakan untuk bayi Lovebird seperti dengan millet dan biji-bijian. Bila diperkirakan ukuran terlalu besar, bantu dengan sedikit memotong atau menggerus pakan supaya lebih halus. Anda juga memberikan bubur bayi, voer, tepung maizena dan vitamin konsentrat.

READ  Jenis Pakan Burung Lovebird Supaya Gacor

Perhatikan kebersihan kandang dan suhu tetap dalam suhu ruang. Perhatikan pula perilaku indukan, karena kadang sebelum masa 1,5 bulan berakhir, indukan sudah kembali birahi dan ini dapat mengganggu kenyamanan anakan. Bila demikian anakan harus disapih lebih awal.

Setelah anakan berada pada usia 2 bulan, sebenarnya burung Lovebird muda siap untuk dijual. Harga jualnya pada kisaran 100 ribu – 500 ribuan, bahkan bisa lebih bila diperoleh dari indukan berkualitas tinggi. Itulah gambaran dari tips cara usaha sukses budidaya burung Lovebird.