Ciri benur Udang Vaname Yang Siap Ditebar Dalam Kolam

Benur udang vaname

Kenali dengan baik ciri dari benur udang vaname yang sehat dan berkualitas. Ini akan sangat mempengaruhi kualitas panen Anda nantinya.

Dalam usaha ternak udang vaname, bibit dikenal dengan sebutan benur. Benur udang vaname adalah udang vaname bibit dalam usia sekitaran 15 – 20 hari. Benur udang vaname inilah yang nantinya ditebarkan ke dalam kolam untuk dibiakan menjadi udang vaname yang kita kenal.

Benur udang vaname didapat dari proses pemijahan. Berawal dari larva udang vaname yang didiamkan dalam wadah tanki air khusus. Sampai akhirnya larva berkembang menjadi benur kecil. setelah benur berukuran cukup, maka benur siap untuk ditebarkan.

Tentu saja sebagai pelaku usaha perikanan, Anda tidak bisa sembarangan menebar benih atau benur. Salah-salah usaha budidaya Anda tidak berjalan sesuai harapan. Maka dari itu, perlu Anda pahami sejak awal soal cara untuk mengenali benur udang vaname yang sehat.

Berikut adalah sejumlah ketentuan dalam menilai kualitas benur udang vaname.

Berada pada waktu matang

Benur dapat dikatakan matang ketika usianya kisaran 18 – 20 hari. Ini dihitung dari fase awal larva sampai masa setelah lepas dari selubung larva dan mulai berkembang menjadi udang sepenuhnya.

Udang yang sudah sepenuhnya lepas dari selubung larva disebut benur PL atau (Post Larva) hitungan angka dibelakang kode PL digunakan untuk menandakan lama usia udang muda setelah lepas dari larva.

Ukuran yang dianggap layak untuk benur udang vaname didasarkan pada berat benur yang diperkirakan pada kisaran 0,001 gram perekor. Biasanya juga dimasukan dalam kategori ukuran PL10 sampai PL 12. Meski beberapa peternak memilih benur yang memiliki ukuran PL 8 dan PL 9.

Ukuran benur udang vaname sendiri pada dasarnya relatif sangat kecil, bahkan tidak sampai 1 cm. Standar ukuran akan dilihat dari bentuk dari benur yang mulai menampakan organ insang. Organ dalam seperti usus nampak jelas pada bodi transparan dari udang kecil ini.

Juga dapat dilihat dari kemampuannya dalam berenang yang tampak lebih kokoh dan tidak terbawa arus. Benur pada umumnya sudah bisa berenang sejak usia sangat dini. Justru benur yang sehat harus bisa berenang dengan aktif. Tetapi benur yang matang memiliki kemampuan renang yang cukup kuat.

Pilih ukuran yang seragam

Pastikan Anda memilih benur dalam ukuran yang sama dan seragam. Ukuran yang seragam setidaknya dapat menjadi awal yang baik untuk Anda mendapatkan panen udang dalam ukuran yang seragam pula.

Kadang ketika Anda membeli benur udang dengan ukuran yang berbeda beda, hasil panen yang dihasilkan juga tidak seragam. Nantinya kondisi ini akan menyulitkan Anda dalam penjualan hasil panen.

Pilih dengan bentuk sempurna

Benur udang vaname yang sehat dan sempurna memiliki bentuk yang tidak terlalu bungkuk. Ini karena sejatinya udang vaname tidak terlalu bungkuk sebagaimana jenis udang konsumsi lain. justru seharusnya benur berenang dengan postur yang lurus.

Perhatikan kondisi fisik benur, meski tentu saja ini akan bersifat general. Ukuran yang kecil akan menyulitkan proses filter benur yang afkir. Secara umum, Anda perlu memperhatikan kesempurnaan bentuk mata dan kondisi transparan tubuh. Tubuh benur yang afkir cenderung tampak terlalu keruh dan kadang tampak bernoda.

Pilih pula benur yang dalam kondidis antena yang utuh dan sempurna. Tidak terpotong atau lepas salah satu. Tidak tampak patah dan dapat difungsikan sempurna untuk terbuka dan tertutup dengan baik. selain antena, bentuk ekornya juga menjadi perhatian. Ekor benur harus tampak terbuka. Malah Anda perlu menunggu sampai ekor terbuka untuk benur siap ditebarkan.

Usus yang berisi

Cara mudah lain untuk mengenali benur yang sehat adalah dengan memperhatikan bentuk perutnya. Perhatikan usus di dalam tubuhnya yang seharusnya terlihat jelas pada bodi transparannya.

Usus seharusnya tampak berisi dan penuh. Justru bila usus tampak kosong, bisa jadi benur dalam kondisi stress atau sakit sehingga benur cenderung tidak doyan makan.  Ini bisa jadi alarm kondisi benur tidak berkualitas.

Itulah tadi beberapa standar untuk menilai benur udang dengan jenis vaname cukup layak dan sehat atau tidak. Pemilihan benur sehat ini akan sangat menentukan sebaik apa hasil panen usaha budidaya udang tersebut Anda ini nantinya.

Baca Juga : Cara Budidaya Udang Vaname Dalam Kolam Terpal

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.