Pakan Kambing Fermentasi Kering, Hal yang Perlu Diketahui



Pemberian pakan berkualitas sangat berpengaruh terhadap perkembangan ternak kambing. Salah satu pemberian pakan yang umum diberikan adalah pakan kambing fermentasi kering. Meski sangat baik untuk pertumbuhan dan kesehatan kambing, pemberian pakan fermentasi kering bukan tanpa resiko. Pakan diperlakukan dengan bantuan mikrobiologi, yaitu dengan menggunakan bakteri tertentu yang bekerja dengan sistem anaerob.

Hal yang Penting Diperhatikan

Bakteri akan membuat pakan memiliki keasaman tertentu, beberapa bisa menghasilkan alcohol dan beberapa menghasilkan asam laktat. Maka dari itu, diperlukan perlakuan khusus terhadap pakan sebelum diberikan kepada kambing Anda. Anginkan pakan terlebih dahulu agar alcohol yang terkandung di dalam pakan menguap. Pastikan juga pakan disimpan dalam wadah yang rapat sehingga tak memungkinkan udara untuk masuk dan mengganggu proses fermentasi.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa pakan fermentasi sebaiknya dibuat untuk sekali makan. Ketika Anda membuka dan menutup wadah berulang-ulang, maka udara akan masuk dan menjadi tempat berkembangnya jamur karena pakan menjadi lembab.

Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi

Berikut ini kami terangkan du acara paling populer untuk membuat pakan fermentasi yang baik untuk perkembangan kambing. Caranya sangat mudah dan bahannya pun mudah ditemukan di sekitar.

Dari Bahan Jerami Padi

Bahan-bahan:

  1. 1 ton jerami padi
  2. 2,5 kg probion
  3. 2,5 kg urea

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Lakukan di tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari langsung. Pastikan juga tempat yang ditentukan terhindar dari hujan.
  2. Buat campuran menjadi beberapa lapis agar merata.
  3. Pada lapisan pertama, hamparkan jerami dengan ketinggian sekitar 20 cm
  4. Lapisan kedua taburi probion dan urea secara merata
  5. Setelah semuanya ditumpuk, biarkan selama 21 hari
  6. Setelah 21 hari, jemur pakan fermentasi hingga kandungan airnya tersisa 10-15% saja.
  7. Simpan di tempat tertutup.

Dari Bahan Daun Singkong

  1. Siapkan daun singkong muda, kemudian cacah ukuran 1-3 cm
  2. Masukkan cacahan daun singkong ke dalam plastik. Tekan-tekan hingga tidak ada rongga udara yang akan mengurangi kualitas pakan fermentasi.
  3. Pastikan kantong plastic tidak bocor, karena jika udara masuk maka kemungkinan tumbuh jamur hingga belatung, pakan akan menggumpal, berlendir dan berbau tidak sedap.
  4. Ikat plastic dengan sangat rapat, lalu simpan di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung dan hujan terlindung dari hujan.
  5. Simpan selama 7 hari, lalu setelah itu bisa langsung diberikan kepada ternak kambing Anda. Dalam keadaan tertutup rapat, silase dapat disimpan hingga 6 bulan lamanya.

Nah itu dia beberapa informasi mengenai pakan kambing fermentasi kering. Pakan kambing memang tinggi protein, karena bakteri itu sendiri mengandung protein. Semoga informasi ini membantu, sukses selalu.