Cara Untuk Membuat Kolam Lele Dari Beton

Membuat Kolam Lele


Bagaimana cara untuk membuat kolam lele dari beton? Adakah tahapan-tahapan dan poin-poin penting yang perlu menjadi perhatian? Ada banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk membuat kolam pemeliharaan ikan lele. Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba membahas soal cara-cara untuk membuat kolam ikan lele dari Benton.

Untuk menjalankan usaha budidaya ikan lele, Anda bisa membukanya di kolam paling konvensional dengan menggali kolam pada tanah terbuka. Atau untuk pilihan lebih murah dengan kolam terpal. Dan pilihan yang dianggap lebih mudah digunakan berulang, yakni dengan kolam beton.

Apa Kelebihan Kolam Beton?

Dibandingkan jenis kolam lele lain, pilihan untuk membuat kolam lele dari beton memang dianggap memakan biaya lebih besar. Bahan baku kolam akan relatif tinggi dan membutuhkan waktu untuk dapat dipergunakan.

Meski dianggap lebih mahal, kolam lele dengan model beton justru dianggap sebagai pilihan usaha lele yang professional. Bahan beton yang kuat kokoh dan tahan lama membuat Anda bisa memanfaatkan kolam untuk berulang kali tanpa harus dibangun dan dibentuk ulang.

Jadi, meski biaya di awal lebih besar, di dalam jangka panjang kolam beton justru dianggap paling efektif untuk usaha budidaya perikanan. Karena kolam beton tidak mudah bocor dan tidak akan berubah bentuk. Tidak hanya itu, kolam beton dikenal mudah dibersihkan, mudah dipergunakan dan lebih efisien untuk pencegahan penyakit.

Cara Membuat Kolam Lele Dari Beton

Untuk membuat kolam dari beton memang memerlukan dana yang lebih besar. Biaya bahan baku dan proses pembuatan yang lebih rumit menjadi alasan utamanya. Tetapi pada dasarnya pembuatannya terbilang sederhana. Seperti apa sebenarnya cara membuat kolam lele dari beton?

Siapkan lokasi

Pilih lokasi di area dengan suhu rata-rata yang sedang, karena ikan lele kurang suka hidup di air bersuhu terlalu rendah. Pilih pula lokasi dengan sumber air memadai, upayakan sumber air adalah air alami dengan ph netral. Bukan air dari PAM yang dikhawatirkan kerap dicampur dengan bahan-bahan kimia yang kurang sehat untuk ikan lele. Lokasi juga dilimpahi air cukup sinar matahari.

Selain aspek kualitas tanah dan air, sebaiknya Anda membuat kolam lele dari beton ini di lokasi yang terakses dengan mudah. Anda mudah mendapatkan pakan dan kebutuhan budidaya. Juga mudah untuk menjangkau lokasi pemasaran.

Desain dan bahan baku

Poin penting lain yang juga perlu Anda ketahui adalah desain dan bahan baku. Untuk membuat kolam lele dari beton, Anda perlu menyediakan bahan baku seperti semen, pasir, batu kerikil dan kerangka besi. Untuk memastikan kebutuhan bahan baku dengan tepat, sebelumnya perlu dibuat desain kolam sesuai kebutuhan.

Desain kolam disesuaikan dengan bentuk dan ukuran lahan, letak sumber air serta patokan dalam membuat kolam ikan lele. Perlu Anda pahami bahwa kolam perlu dibuat dengan dasar miring. Titik tinggi dibuat pada sisi dimana air masuk, dan titik rendah dibuat pada sisi air keluar.

Patokan dibuat supaya Anda lebih mudah untuk membuang air ketika membersihkan kolam. Jangan lupa untuk membuat cerukan tepat di sekitar lubang pembuangan supaya aliran air keluar lebih lancar. Buat pula parit di tengah kolam untuk memudahkan proses panen.

Proses pembuatan kolam

Pembuatan kolam dapat Anda lakukan sendiri atau dengan menyewa tenaga tukang. Tentu saja Anda perlu menyiapkan biaya tukang bila demikian. Awali pembuatan kolam dengan pembuatan dasar dan kerangka besi yang ditancam di tanah sebagai fondasi.

Tutup tepi kerangka dengan kayu untuk mencetak beton. Isi setiap area luang dari kerangka besi dengan campuran batu kerikil, pasir dan semen. Tekan sampai padat dan biarkan mengering sebelum kemudian tepian kayu dilepas dan seluruh permukaan kolam termasuk dasar kolam di haluskan.

Siapkan saluran pembuangan dengan baik supaya tidak ada area basah yang menggenang di sekitar kolam. Anda perlu melakukan ujicoba kolam dengan memasukan air demi melihat bilamana terjadi kebocoran.

Apabila kita sudah berhasil membuat kolam lele dari beton ini, apa lagi tahapan yang perlu dilakukan sebelum kolam sepenuhnya siap digunakan sebagai kolam lele budidaya? Kita akan melanjutkan bahasan soal tips menjalankan usaha budidaya lele dengan kolam beton dalam bahasan berikutnya.