Kenali Jenis Bebek Petelur Untuk Usaha Ternak Anda


Sebelum memulai usaha ternak budidaya bebek petelur, pastikan Anda tidak salah memilih jenis bebek. Ini dia jenis bebek petelur yang dapat Anda pilih.

Salah satu potensi terbaik dari usaha agro ternak bebek adalah produksi telurnya. Bebek dikenal sangat produktif dalam menghasilkan telur. Rasa dari telur bebek juga dikenal sangat lezat dan gurih. Itu sebabnya pasar demikian menggemari telur bebek.  Tetapi jangan buru-buru membuka ternak bebek petelur kalau belum tau apa saja jenis bebek petelur yang bisa dibiakan.

Ada banyak sekali jenis bebek di Indonesia, beberapa adalahvarietas lokalan, sedang sisanya adalah jenis turunan luar dan hasil hibridaatau inseminasi buatan sebagai ternak unggulan. Dengan memilih jenis bebekpetelur yang tepat akan membantu Anda mendapatkan produksi dengan hasil lebihoptimal. Lantas, apa saja yang termasuk jenis bebek petelur?

Bebek Alabio

Merupakan jenis bebek lokalan khas Kalimantan Selatan denganbentuk khas sedikit bungkuk, bercorak berintik dan berparuh cerah ini diketahuisebagai bebek pedaging sekaligus bebek petelur. Itu sebabnya belakangan jenisini dibiakan meluas sampai ke Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Produksi telurnyabisa mencapai 250 butir pertahun dengan bobot telur pada kisaran 60 – 65 gramperbutir.

Bebek Rambon

Bebek ini adalah jenis bebek lokalan yang rupanya masihbertrah sama dengan bebek Alabio. Dikenal sebagai bebek khas Cirebon danmemiliki corak khas berintik tetapi lebih pucat dari jenis Alabio. Posturnyasangat kecil bahkan hanya mencapai kisaran 1,2 kg tetapi produksi telurnya jugadikisaran 250 butir pertahun dengan ukuran dikisaran 58 – 63 gram perbutir.

Bebek Mojosari

Ini adalah salah satu produsen telur dengan ukuran besar karenanyabanyak digemari oleh konsumen. Perbutir telur yang dihasilkan ayam ini bisamencapai bobot 70 gram. Tingkat produktivitasnya juga tinggi di kisaran 220butir pertahun. Warnanya yang cerah menjadikannya tampak cantik sehinggadisukai oleh produsen telur asin. Menariknya, bebek dengan postur tegak danberbulu kecoklatan ini akan memproduksi telur selama 11 bulan tanpa henti.

Bebek khakki champbell

Hasil perkawinan antara bebek lokalan asal Bali atauMagelang dengan bebek impor dari Perancis untuk menghasilkan bebek denganproduktivitas telur hingga 280 butir pertahun. Bentuknya gempal dengan badanmembulat sehingga belakangan juga digemari sebagai pedaging.

Bebek Tegal

Bebek lokalan ini memang diketahui memiliki bobot yangstandar hanya dikisaran 1,5 kg untuk tiap ekornya. Tetapi produksi telurnyabisa mencapai angka 260 butir pertahun. Tidak heran kalau jenis bebek tegal inidisukai di pasaran. Bentuk telurnya juga relatif besar dengan warna cangkangcerah, biasanya bobot pertelurnya pada kisaran 60 – 68 gram perbutir.

Bebek Bali

Bebek dengan bentuk unik menyerupai postur pinguin denganjambul khasnya ini diketahui sebagai bebek pedaging. Tetapi juga banyakditernakan sebagai jenis bebek petelur karena produksi telurnya juga mencapaikisaran 220 butir pertahun. Bobot telurnya bisa mencapai kisaran 60 gramperbutir.

Bebek Turi

Yogya juga diketahui memiliki jenis bebek tersendiri,sedikit serupa dengan jenis bebek Magelang tapi posturnya jauh lebih kecil.Uniknya sekalipun kecil, di Jawa bebek turi disukai karena rasanya legit danukurannya yang kecil justru memudahkan penyajian. Tetapi keunggulan dari bebekini adalah meski kecil produksi telurnya bisa mencapai 220 butir pertahundengan ukuran telur mencapai kisaran 60 gram perbutir.

Bebek Indian Runner

Ini adalah jenis bebek impor yang belakangan juga mulaimerambah industri ternak bebek di Indonesia. Digemari oleh peternak karenabebek ini cenderung tahan cuaca dan hama dan produksi telurnya relatif tinggihingga di kisaran 250 butir pertahun. Ukuran telurnya bisa mencapai kisaran 70gram perbutir dengan warna telur sedikit tua. Corak bulunya yang bergaris danberintik coklat tua dan putih menjadi ciri khas bebek ini.

Itulah sejumlah jenis bebek petelur yang dapat Anda ternakan untuk usaha produksi telur bebek. Pastikan Anda juga memberikan pakan yang tepat agar produktivitas telur tetap terjaga sampai masa produksi bebek berakhir.

Baca juga : Langkah Awal Memulai Usaha ternak Bebek