Jenis Sapi Potong Yang Bisa Ditemukan Di Indonesia


Apa saja jenis sapi potong yang lazim ditemukan diIndonesia? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis tersebut?

Salah satu aspek penting untuk memulai usaha ternak sapi potong adalah menentukan sejak awal jenis sapi apa yang akan Anda pelihara. Setiap jenis sapi potong memiliki karakter berbeda, termasuk pula teknik pemeliharaan yang berbeda dan produktivitas serta hasil daging yang berbeda.

Memahami sejak awal sapi potong yang akan Anda pelihara menjadi poin penting perencanaan usaha ternak yang akan Anda kembangkan. Ini termasuk pula bagaimana bentuk kandang, lokasi usaha dan pakan yang akan Anda berikan secara rutin.  Juga soal lama balik modal dan pembelian anakan sampai panen dan hasil perkiraan yang mungkin Anda dapatkan.

Apa saja jenis sapi potong yang lazim ada di Indonesia?

Secara umum, sapi potong di Indonesia terbagi dalam dua kelompok.  Pembagian ini akan memandu peternak dalam menentukan lokasi usaha. Karena berkaitan dengan toleransi sapi terhadap iklim dan udara lingkungan. Adapun beberapa macam sapi potong tersebut adalah.

Sapi potong tropis

Pada dasarnya, sapi tropis adalah sapi lokalan Indonesia dankawasan sekitarnya, termasuk pula hasil kawinannya. Karena lokal, maka sapijenis ini memang lebih nyaman hidup di udara tropis Indonesia. Mereka tahanhidup di kawasan panas, sekitar dataran rendah dengan tingkat kelembaban tinggikhas tropis. Beberapa jenis sapi potong dalam kategori ini adalah

  • Sapi Ongole
    Jenis sapi populer di Indonesia ini diyakini berasal dari India. Ciri khasnyabertubuh sedang, kaki panjang, kulit cenderung putih, dengan gelambir lebar dibawah leher dan punuk besar pada jantan. Bobot sapi jantan di kisaran 600kg. 
  • Sapi bali
    Ini adalah jenis lokalan hasil penjinakan sapi jenis banteng. Warnanya khascokelat kadang sedikit kehitaman. Dagingnya dikenal lebih rendah lemak,bertekstur tetapi mudah menjadi lembut.  juga disukai karena cukup subur dan produktif.
  • Sapi grati
    Ini adalah sapi khas dari Jawa Timur, sekilas mirip Ongole, tetapi lebih besardan berotot.  Ada unsur DNA sapi Eropayang membuatnya jadi lebih besar dan berdaging. Konon ini termasuk jenis sapi potong unggulan di dunia.
  • Sapi madura
    Merupakan hasil perkawinan silang sapi Zebu India dengan banteng jinak.Hasilnya sapi akan lebih berotot dan berdaging rendah lemak.  Cenderung lebih kecil tetapi gesit, jadisebaiknya tidak dikandangkan dalam ukuran kecil.
Sapi potong subtropis

Jenis sapi potong ini berbeda dalam beberapa aspek denganjenis sapi potong lokalan. Tidak hanya karena tubuh mereka secara alamiterbiasa hidup dalam iklim dingin, tetapi juga karena karakter khas mereka,tubuh sapi impor ini cenderung lebih besar dan kadang berbulu tebal.

Karena toleransi mereka terhadap iklim panas cenderungrendah, sebaiknya peternakan dibuka di kawasan berhawa dingin pegunungan.Kandang dibuat lebih luas menyesuaikan ukuran sapi, dengan perawatan khususpada bulu dan kulit. Karena bulu tebal mereka bisa menjadi sarang penyakit bialtidak terawat.

Adapun jenis sapi potong subtropis tersebut antara lain

  • Aberdeen Angus
    Jenis sapi potong impor dari Skotlandia ini biasanya berwarna hitam, berbuluhalus sedikit tebal, tubuh terlihat sedikit berotot, besar dengan kakicenderung pendek. Produksi dagingnya cukup baik, hanya kesuburannya sedang.
  • Limousin
    Sapi ukuran giant ini dikenal luassebagai salah satu sapi yang sanggup mencapai bobot ribuan kilo. Tubuhnyadikenal kekar, sangat kuat, berkaki pendek berotot dengan postur yang besarberdada bidang.  Warnanya biasanya coklatkeemasan.
  • Simmental
    Sapi khas Swiss ini dikenal dengan ukurannya yang relatif besar, berbulu tebaldalam warna putih dan kecoklatan, dengan kaki pendek. Disukai karena porsidagingnya sangat banyak dengan tekstur daging yang sangat berkualitas.
  • Sapi Brahman
    Sapi asli India ini tidak terlalu tahan udara panas. Karena aslinya dibiakanjustru di udara dingin. Berpunuk sangat besar dengan postur relatif besar. Hanyadaging yang dihasilkan biasanya mengandung banyak lemak.
  • Sapi Brangus
    Pada dasarnya ini adalah persilangan Brahmana dan Angus. Uniknya sapi inijustru memiliki bentuk lebih besar bahkan mencapai angka 1800 kg.  Jenis ini diketahui lebih bandel terhadap kondisicuaca, pakan dan penyakit.

Itulah beberapa jenis sapi potong baik lokal maupun impor yang dapat menjadi pilihan Anda. pastikan untuk Anda memilih sapi dengan kualitas terbaik, sesuai budget dan produktif.

Baca juga tips mempersiapkan usaha pembesaran sapi potong