Berencana Usaha Ternak Sapi?Kenali Dulu Kendala Usaha Sapi


Usaha ternak sapi memang menggiurkan dan menjanjikan untung. Tetapi adakah kendala usaha sapi yang perlu Anda waspadai?

Tak usaha tanpa kendala, tentu saja ini sudah dimahfumi bersama. Hal ini tentu juga berlaku untuk usaha ternak sapi. Ada sejumlah kendala yang mungkin harus Anda hadapi selama Anda menjalankan usaha. Kali ini kita akan mencoba menguak potensi kendala usaha sapi yang mungkin akan Anda hadapi.

Memetakan potensi kendala akan membantu Anda lebih siapdalam menjalankan usaha. Ini akan menyempurnakan perencanaan Anda. Denganmemetakan setiap potensi kendala, Anda akan tau ancaman-ancaman merugikan apayang mungkin Anda hadapi. Juga di titik kapan dan dimana ancaman ini dapatmuncul. Termasuk pula segala tindakan pencegahan dan penanganannya di lapangan.

Memahami kendala usaha sapi sejak awal akan membantu Anda meminimalisir resiko kerugian. Anda bisa menyusun strategi pencegahan sedini mungkin. Dan bilapun kendala tetap muncul di tengah usaha, Anda sejatinya sudah mengantisipasi, lebih siap menghadapi termasuk sudah mengantungi rencana jalan keluar.

Apa saja kendala usaha sapi yang mungkin akan kita hadapi?

Masalah lahan

Di awal usaha, kerap kali ini menjadi kendala, terutamauntuk Anda yang mungkin terbentur dengan masalah tidak memiliki lahan.Bagaimana Anda membangun kandang kalau Anda tidak memiliki lahan. Apa artinyarencana ternak Anda buyar?

Tentu tidak, karena dewasa ini Anda dengan mudah menemukanusaha ternak menengah yang menyewakan kandang mereka untuk pemilik sapi yangtidak memiliki kandang. Bahkan mereka siap menyediakan jasa perawatan biladiperlukan. Tentu saja dengan harga yang sesuai.

Masalah ketersediaan bibit

Bibit adalah kunci awal dari sebuah usaha ternak. Dankendala usaha sapi terbesar juga terletak pada pemilihan bibit unggul. Faktanyatidak mudah mendapatkan bibit yang sesuai, baik harga maupun kualitas. Apalagikalau Anda termasuk kelompok amatir yang masih meraba dalam memulai usaha.

Cara mudah untuk mengatasi kendala usaha sapi macam iniadalah menjalin kerjasama dengan pelaku usaha sejenis. Jalin kerjasama denganpeternak senior dengan jumlah sapi relatif banyak. Biasanya mereka juga punyabibitan untuk dapat Anda beli. Pastikan mendapatkan peternak yang baik sehinggakualitas anakan juga baik.

Untuk mendapatkan harga yang pantas, coba untuk menjalin kerjasama jangka panjang dengan peternak rekanan. Seperti kerjasama penjualan, kerjasama perkawinan dan lain sebagainya. Ini memudahkan Anda mendapatkan harga miring.

Masalah pakan

Aspek lain yang kerap menjadi momok bagi peternak sapi baruadalah cara menyediakan pakan yang sesuai kebutuhan. Ini mungkin masalah yangrelatif kompleks bagi kebanyakan orang, mengingat masalah pakan justru berperanbesar dalam proses penggemukan sapi.

Tak mudah mendapatkan suplai pakan yang sesuai kebutuhan,baik kualitas dan kuantitas. Bahkan demi alasan ini, tidak sedikit peternakmemilih menanam sendiri pakan ternak mereka di sisa ladang yang dimiliki.

Anda bisa menjalin kerjasama dengan pemilik lahan, denganmembeli bibit rumput untuk ditanam. Ini artinya Anda dan pemilik lahansama-sama memiliki hak atas panen rumput. Temukan pula koperasi ternak disekitar usaha ternak Anda. Biasanya mereka akan membantu Anda mendapatkansuplai pakan yang sesuai kebutuhan dengan harga cukup kompetitif.

Masalah penyakit

Tak ayal, karena sapi adalah makhluk hidup, ancaman penyakitsudah tentu perlu kita cermati. Ini adalah salah satu kendala usaha sapi yangkadang muncul tidak terduga. Padahal bila sapi kita terserang penyakit besarkemungkinan usaha ternak Anda juga ebrmasalah.

Inilah manfaat untuk menjalin kerjasama dengan pelaku usahaternak lain, koperasi peternakan atau dengan dokter hewan terdekat. Inimembantu Anda memperoleh panduan vaksin yang sesuai kebutuhan sapi. Jugamembantu Anda lebih cepat mendapatkan akses layanan medis ketika sapi sakit.

Masalah pengelolaan

Ada banyak hal bersifat detail yang kadang abai untuk diperhatikanpemilik usaha ternak. Dan karenanya justru dapat menimbulkan masalah dankendala usaha ternak.  Itu sebabnya aspekpengelolaan atau manajemen juga menjadi aspek penting.

Anda perlu memikirkan, akan dikemanakan kotoran sapimenggunung yang terkumpul setiap harinya. Juga soal tempat penyimpanan pakandan peralatan sampai ke soal tenaga kerja, sumber air dan lain sebagainya.

Masalah penjualan

Anda berhasil memelihara dan menggemukan sapi potong hinggasukses mencapai berat badan optimal. Tetapi Anda tidak tau akan dikemanakansapi ini nantinya, Anda belum menemukan pembeli yang tepat.

Ini lazim terjadi, tetapi memang sebaiknya, pastikan Anda mulai memasarkan produk sapi Anda ke pasaran. Seperti ke tukang begal, peternak besar dan lain sebagainya. Perluas pergaulan untuk mendapatkan pembeli, sebelum ini menjadi kendala usaha sapi Anda.

Baca juga Tips Mudah Sukses Usaha Ternak Sapi Potong