analisis usaha ternak bebek petelur (2)

Analisis Usaha Ternak Bebek Petelur Lengkap

Posted on

Prospek usaha ternak sebenarnya memang salah satu bentuk bisnis agro yang sangat pantas untuk Anda lirik. Meski kerap dipandang sebelah mata, usaha jenis ini terbilang sangat potensial dan memiliki peluang keuntungan yang amat menggiurkan. Seperti halnya usaha ternak bebek petelur yang akan kita bahas dalam kesempatan ini. Banyak orang memandang remeh usaha ternak bebek petelur karena menganggap kebanyakan orang lebih banyak mengonsumsi produk ayam ketimbang produk bebek.

Siapa sangka justru usaha ternak bebek petelur memiliki potensi yang menggiurkan. Untuk lebih jelas kami akan mencoba membagikan gambaran analisa usaha ternak bebek petelur untuk Anda.

Analisis Usaha Ternak Bebek Petelur

Untuk memulai bisnis beternak bebek petelur, Anda perlu sebelumnya memahami sejumlah ketentuan dalam menjalankan usaha beternak bebek petelur sebagai berikut.

  • Bisnis beternak bebek lebih sehat dilakukan pada lahan kering berpasir, hindari lantai becek sebagaimana kerap dilakukan sebelumnya karena justru memudahkan terjangkitnya penyakit.  Sediakan jalur selokan kecil di tepi kandang untuk kepentingan kebersihan.
  • Pelihara bebek pada area kandang bukan di lahan terbuka. Ini untuk memastikan bebek mendapatkan asupan makanan yang tepat dan tidak sekedarnya dari alam. Ukuran kandang 5 x 5 mbisa menampung sekitar 50 ekor bebek. Kandang bisa digunakan dalam jangka panjang sekitar 10 bulan.
  • Harga pasaran bebek petelur siap produksi di pasaran sekitar 70 ribuan per ekor. Rasio bebek jantan dan betina sekitar 1 : 8 dengan kekerabatan yang sebaiknya cukup jauh untuk memastikan kualitas telur akan lebih sehat. Catatan penting lain adalah bahwa cara terbaik untuk pembuahan dilakukan dengan inseminasi buatan. Pada umumnya bebek akan berproduksi selama sekitar 9 – 10 bulan.
  • Pastikan kualitas pakan bebek,  termasuk pemberian bekatul dan konsentrat untuk membantu mendorong produktivitas bebek. Tambahkan asupan makanan kaya komponen karoten seperti tepung udang atau tepung wortel yang diketahui baik untuk membentuk warna jingga pada kuning telur.
  • Tambahkan asupan larutan egg stimulan secara berselang seling dengan air biasa sebagai air minum dan vaksin secara berkala  2 bulan sekali untuk membantu bebek produktif dan lebih sehat.
  • Seharusnya setelah masa pemeliharaan sekitar 2 minggu pertama bebek petelur sudah mulai menghasilkan telur-telur pertama mereka. Namun bebek akan menghasilkan lebih optimal setelah masa pemeliharaan 2 bulan. Pada bulan ke dua telur yang dihasilkan diperkirakan sekitar 80 % perhari.
  • Untuk mendapatkan keuntungan maksimal Anda disarankan memelihara bebek petelur setidaknya 500 ekor atau bahkan lebih. Untuk usaha seukuran ini Anda akan membutuhkan tenaga kerja sekitar 3 – 4 orang.

Dan berikut adalah gambaran analisa usaha ternak bebek petelur

Biaya produksi usaha ternak bebek petelur

Biaya awal produksi

Pos biaya penyediaan kandang = Rp 150.000
Pos pembelian bebek 50 ekor = Rp 3.500.000

Biaya operasional

Pos biaya pakan, vitamin dan vaksin 1 bulan = Rp 300.000
Pos biaya tenaga kerja 1 orang  2 bulan = Rp 650.000
biaya total bulanan = Rp 950.000
biaya total 10 bulan = Rp 9.500.000

Pendapatan usaha ternak bebek petelur

Penjualan 10 bulan (Rp 1.750 x 40 butir  x 30 hr x 10 bln)  =  Rp 21.000.000
Penjualan bebek afkir ( Rp 45. 000 x 50 ekor) =  Rp 2.250.000
Total pendapatan = Rp  23.250.000

Keuntungan  10 bulan

Total pendapatan = Rp 23.250.000

biaya operasional = Rp  9.500.000
Biaya pembelian bebek = Rp 3.500.000
Biaya kandang = Rp 150.000
Total biaya = Rp 13.150.000

Keuntungan  10 bln = Rp 10.100.000
keuntungan perbulan = Rp 1. 010.000

Itulah gambaran mengenai perhitungan analisis usaha ternak bebek petelur. Dari gambaran di atas Anda bisa lihat bagaimana potensi keuntungan yang dapat Anda peroleh hanya dengan ternak 50 ekor bebek petelur. Jadi tertarik untuk memulai bisnis beternak bebek petelur?