usaha pembesaran sapi potong

Tips Mempersiapkan Usaha Pembesaran Sapi Potong

Posted on

Dalam memulai suatu usaha, hal yang penting yang harus dilakukan adalah mempersiapkan berbagai hal dengan sangat matang. Kegiatan ini guna untuk usaha yang kita lakukan dapat berjalan dengan baik. Persiapan dalam usaha pembesaran sapi potong, yang utama adalah pengadaan bibit atau anakan yang akan dibesarkan.

Baca juga: Tips sukses usaha ternak sapi potong

Diantara-Nya yang Anda harus persiapkan adalah ketersediaan pakan, air, dan obat-obatan. Akan tetapi agar Anda memperoleh hasil ternak yang memuaskan maka Anda membutuhkan lokasi yang tepat dan sarana penunjang lainnya.

Apabila Anda berencana untuk memulai usaha penggemukan sapi potong dengan skala kecil, maka persiapannya tidak terlalu repot. Akan tetapi jika Anda memulai dengan usaha skala besar, Anda harus mempersiapkan segalanya dengan baik dan tepat.

Berikut kebutuhan yang penting Anda persiapkan dalam usaha pembesaran sapi potong

1. Penentuan Lokasi Ternak

Menentukan lokasi sebenarnya sangat berhubungan dengan faktor teknis dengan komoditi yang akan Anda ingin budidayakan. Maka dari itu penentuan lokasi harus tepat dan serasi dengan lingkungan.

Terkadang terdapat faktor intuisi dari seseorang pengusaha dalam menentukan lokasi yang akan membawa dampak yang luar biasa. Faktor-faktor yang Anda harus perhatikan dalam proses penentuan lokasi, yaitu kondisi iklim.

Pada kondisi iklim yang ada di Indonesia sebagai negara tropis, penentuan untuk perkembangan usaha ternak sapi potong, tidak terlalu berpengaruh. Namun, jika Anda memilih bibit impor, maka dibutuhkan penyesuaian terlebih dahulu. Kondisi lokasi juga harus Anda perhatikan. Lokasi yang Anda pilih harus memperhatikan luasannya, potensi limbahnya, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitarnya. Tidak ketinggalan, Anda juga harus mempertimbangkan lokasi yang strategis agar dalam mendapatkan bibit, pengadaan pakan, dan suplai air mudah terpenuhi.

2. Perancangan Tempat Usaha

Keberhasilan dalam pengelolaan usaha pembesaran sapi potong adalah merancang tempat usaha yang baik. Tempat usaha yang baik, nyaman, dan teratur akan membuat sapi lebih cepat tumbuh dan berkembang.

Beberapa yang Anda pertimbangkan dalam merancang tempat usaha, diantara-Nya target produksi, kondisi lokal, sistem pembesaran, kemampuan finansial, dan kemampuan tenaga kerja.

3. Sarana yang Dibutuhkan

Saran yang dimaksud dalam hal ini yaitu sarana di luar kandang. Sarana di luar kandang ini berlaku untuk ternak sistem kandang atau gabungan maupun pola usaha intensif atau semi intensif. Sarana tersebut di antaranya

  1. Padang atau Lapangan Gembalaan.
  2. Tempat Penyimpanan Pakan
  3. Tempat Meramu Pakan
  4. Tempat dipping dan spraying
  5. Tempat timbangan
  6. Bak Tandon Air
  7. Gudang
  8. Tempat Pemuatan
  9. Tempat Penampungan Kotoran
  10. Kantor
  11. Listrik
  12. Pagar

4. Penanganan Sapi

Sapi termasuk dari hewan ternak yang memiliki tubuh yang cukup besar sehingga peternakan wajib dapat menguasai cara penanganan sapi. Jika Anda mengetahui bagaimana penanganan sapi, maka Anda akan lebih mudah menjalankan ternaknya.

Beberapa penanganan yang Anda sebaiknya ketahui sebelum memulai usaha ternak anda yaitu:

  • Mengikat dan Menuntun Sapi

Cara mengikat dan menuntun sapi biasanya menggunakan ikat simpul. Terdapat beberapa metode simpul seperti ; simpul overhand, simpul segi, simpul gelombang, dan simpul bowline.

  • Memasang Kaling

Kaling Anda buat untuk membuat sapi Anda mudah dikendalikan oleh peternak. Sapi mulai dapat dikaling setelah lepas atau berumur 6 – 8. Kaling ini dipasang pada hidung sapi. Pastikan jenis kaling yang digunakan anti karat.

  • Menghilangkan Tanduk

Menghilangkan tanduk bertujuan untuk mengurangi bahaya saling menanduk antar sapi

  • Mengebiri (Kastari)

Mengebiri dilakukan dengan mematikan sel kelamin sapi jantan maupun betina.

  • Merobohkan sapi

Merobohkan sapi, khususnya sapi dewasa yang dalam keadaan sehat dan sadar agak sulit sehingga dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukainya.

  • Menandai sapi

Dengan menandai sapi maka proses pencatatan dan pengenalan antar satu sapi dengan yang lain dapat dilakukan dengan mudah.

  • Menduga umur sapi

Dalam menduga umur sapi, organ sapi yang digunakan adalah penilikan lepasnya tali pusar, penilikan cincin tanduk, atau penilikan gigi.

Itulah tadi beberapa tips jika Anda ingin memulai usaha pembesaran sapi potong yang perlu diperhatikan agar bisnis ternak sapi potong Anda sukses dengan hasil yang optimal.